Setelah persoalan tidak terbayarkannya jasa medik RSUD Chasan Boesoirie (dengan kambing hitam hilangnya dana 16 M), berturut-turut Kas Daerah terlambat membayarkan gaji guru di beberapa wilayah, gagal bayar TTP pegawai Pemprov Malut (alasan masih verifikasi) terakhir diputus kontrak oleh dokter spesialis jantung karena tidak menunggak pembayaran.

Berbagai kasus di atas merupakan indikasi bangkrutnya kas daerah..menunjukkan bahwa Pemprov Malut telah gagal mengatur manajemen keuangannya..belum lagi membengkaknya hutang..Maka sudah jelas sumber masalah gagal bayar adalah buruknya manajemen keuangan Pemprov..

Siapa yang bertanggung jawab??