Maraknya reklamasi dan rusaknya mangrove mulai menyebabkan terjadinya abrasi di Pulau Ternate. Setidaknya terlihat dari Kelurahan Fitu, Gambesi, Kastela, Rua  hingga Taduma,  begitu tampak abrasi yang mengancam pemukiman warga. Garis pantai pesisir terus bergeser bahkan hingga 20 meter.

Sebagai daerah kepulauan yang terdiri dari pulau-pulau kecil sudah selayaknya Pemkot Ternate.memperhatikan masalah abrasi ini, karena tergerusnya pantai akan menyebabkan daratan yang sudah terbatas ini semakin sempit, sementara masyarakat penghuninya semakin bertambah.
Pembuatan tanggul maupun sweering maupun talud mungkin dapat menjadi solusi sementara, namun akan lebih baik jika digalakkab penanaman mangrove karena lebih alami dan suatu saat bisa dimanfaatkan sebagai kawasan wisata.

Seperti wisata mangrove di daerah DIY seperti gambar di atas, indah bukan???