Isu pengadilan yang dibawa pengacara Ahok yang menanyakan aktivitas telepon SBY dengan KH Maruf Amin berkembang ke isu penyadapan.. mengapa kok bisa sejauh itu arahnya?
Sejatinya metode pertanyaan yang dilakukan oleh Pengacara Ahok sudah lazim dilakukan, mirip teknik Perang Urat Syaraf dan teknik interogasi, tujuannya adalah untuk menggali pengakuan.. Pernyataan pengacara tersebut juga belum tentu benar, bisa jadi hanya memiliki informasi tentang akrivitas telepon, kemudian dibuat seolah-olah punya data.. itulah mengapa, seharusnya isu pengadilan tidak dibawa keluar karena di dalamnya berisi strategi penuntutan dan pembelaan..

Lalu mengapa publik menuduh ada sadapan?

Pertama, masyarakat pro GNPF MUI dan kontra Ahok sudah terlanjur berasumsi bahwa Ahok didukung aparat yang dikendalikan Jokowi.

Kedua, sikap reaktif SBY selaku Presiden ke 6 yang cenderung baper sehingga pernyataannya viral dan menjadi dasar pembenaran.

Kedua hal tersebut jugalah yang memaksa BIN melakukan klarifikasi, karena isu ini menjadi tidak sekedar isu karena SBY yang menyatakan.

Menurut penulis, sebenarnya justru sikap SBY yang patut dipertanyakan, mengapa beliau sangat reaktif..???