Melihat perkembangan kehidupan sosial masyarakat, saat ini adalah momen yang tepat untuk memberikan penilaian, karena inilah titik paling rawan dalam kehidupan berbangsa?

Kita bisa melihat betapa rapuhnya sistem kehidupan berbangsa, terlihat dengan saling mencaci dan memaki, bahkan kata-kata kotor tidak jarang keluar disandingkan dengan kalimat suci agama..

Sedikitnya ada 2 hal yang menyebab hal itu terjadi. Pertama adalah lemahnya ikatan kebangsaan sehingga meskipun sama-sana WNI menganggap bukan saudara yang layak dibela, bahkan dipercaya pun tidak. Ini merupakan kritik bagi Pemerintah dan elit serta tokoh yang dapat dianggap gagal mempersaudarakan masyarakatnya. Lebih dari 70 tahun merdeka seharusnya waktu yang cukup, karena generasi sekarang bukan generasi yang terkena devide at impera. Secara logika seharusnya generasi sekarang menganggap sesama WNI adalah saudara, namun faktanya justru sebaliknya.

Kedua, hilangnya rasa kepercayaan kelompok masyarakat terhadap kelompok yang lain. Ketidakpercayaan ini timbul akibat dari bisikan-bisikan dari luar nilai yang ada di nusantara, seperti kewaspadaan mengarah ke curiga terhadap umat agama lain, menganggap bahwa pendatang sebagai penjajah, merasa etnis tertentu lebih unggul dari etnis yang lain, dan nilai-nilai lainnya yang memang membuat jarak antar masyarakat nusantara sendiri..

Well, itu adalah PR bagi kita semua, apakah akan maju ke depan atau berbalik ke belakang…