Menurut Lemhanas ada 4 konsesus dasar yang membentu bangsa Indonesia dengan ke-Indonesia-annya yakni Pancasila, UUD 1945,  Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Indonesia tidak akan ada jika tidak ada 4 konsesus tersebut, yang artinya jika 1 unsur saja runtuh maka Indonesia juga runtuh..

HTI, apa itu HTI, Hizbut Tahrir Indonesia…

Siapa dia? Otonom dari Organisasi Internasional yang bernama Hizbut Tahrir…

Mau apa dia? Ingin membangun ulang “khilafah” versi mereka..

Apa itu Khilafah? Sebuah sistem kenegaraan berlandaskan hukum Islam, dengan berbasiskan keumatan sehingga tidak mengenal batas negara bangsa, dan hanya memiliki 1 pemimpin negara sekaligus pemimpin umat Islam yang disebut Khalifah..
Kenapa ada disebut versi mereka? Karena meskipun mereka mengklaim yang mereka perjuangkan Islam dan hukum Islam, tetapi hukum-hukum tersebut merupakan tafsir atau syarah dari tokoh-tokoh mereka sendiri, otomatis versinya juga mereka.. dan pada akhirnya mereka tidak akan mengakui khalifah yang diangkat atas penafsiran dari kelompok lain..
Contoh nyata, ISIS sekarang telah mengangkat Khalifahnya yakni Abu Bakar Al Baghdadi dan sudah mengklaim memiliki wilayah dan warga…

Apa sikap Hizbut Tahrir, alih-alih mereka mendukung, nyatanya mereka menolak dengan berbagai argumen, seperti tidak sesuai cara Rasul dan lain sebagainya..
Ini jelas merupakan perilaku politik yang sangat praktis dan cenderung menonjolkan kelompok..
Kembali lagi, apakah HTI ancaman bagi Indonesia? Ya jelas, karena mereka ingin mengganti NKRI dengan sistem mereka.. dan yang lebih berbahaya mereka menghasut dan memprovokasi Umat Islam di Indonesia yang kebanyakan masih awam… Lebih berbahaya lagi mereka menggunakan bendera yang dimiripkan dengan bendera Rasul, sehingga apabila dilarang mereka akan berteriak “mengibarkan bendera umat Islam kok dilarang?!!” Sebuah provokasi yang berbahaya