Kita telah melihat ledakan bom di Kampung Melayu..kenapa bisa terjadi? hipotesis saya, hal itu terjadi akibat prinsip kebebasan seluas-luasnya yang diterapkan di negara ini.. ketika para aktivis pro kebebasan disokong anggota DPR membuat perlindungan kebebasan, maka para orator dengan bebasnya berkoar-koar melakukan provokasi makar, separatis, teroris, dan tindakan gangguan keamanan lainnya secara nyaman di balik tameng kebebasan..

Banyak juga orang yang bukan ahlinya berteriak seolah tahu masalah yang disadari atau tidak telah menjadi provokator dadakan.. Kasus lain yang berdekatan, di Papua, dengan mudahnya orang tersulut provokasi pembakaran Al Kitab.. ini merupakan salah satu efek kebebasan yang menjadikan orang dengan beraninya membuat pernyataan yang belum tentu benar..

Di sisi lain, masih ada saja orang bodoh yang berpikir ini adalah pengalihan isu..

Saya pikir langkah positif dan preventif dari Pemerintah untuk membatasi gerak ormas-ormas provokatif, jika perlu akun-akun di media sosial yang selalu memprovokasi berdasarkan asumsi semata, juga perlu dibatasi.

Jika melihat perkembangan seperti ini, apakah tidak sebaiknya mengatur kebebasan menjadi tidak terbatas?