DPR itu boros, ga sebanding antara gaji dengan kinerja..

Kalau dirunut dari sejarahnya, keberadaan DPR sejak era kemerdekaan hingga saat ini hanya untuk melengkapi supaya layak disebut negara demokratis. Faktanya DPR sejak dulu diisi oleh orang-orang banyak omong, dengan kinerja minim.. kenapa demikian? Karena tupoksi mereka ya ngomong itu.. pekerjaan paling mudah itu ya DPR sudah pun ngomong, ngritik, ngehujat.. dibayar mahal…

Makanya sangat menarik jika DPR ini diubah bukan full time, tetapi part time job aja.. bukan gaji tapi honor per rapat, per pengesahan UU, jadi lebih fair… bukan seperti sekarang, ada gaji, ada dana reses, dan macam-macam dana lainnya yang tidak ada hasilnya sama sekali..

Atau dibubarkan saja DPR nya, toh tanpa DPR, sepertinya negara ini tetap jalan, selain itu lebih efektif masyarakat langsung aksi unjuk rasa ke jalan.. kan sudah diwadahi juga..